Empat belas tahun yang lalu, tepatnya tanggal 3 Maret 2002, engkau merengkuhku menjadi bagian dari dirimu. Engkau menguatkan saat aku lemah. Engkau mengangkatku saat ku terjatuh. Engkau menetapkan pandanganmu padaku. Engkau tersenyum saat senyumku tiada. Engkau diam saat ku murka. Engkau penyembuh saat ku terluka.
Dan sampai detik ini, tak pernah kudengar keluhmu tentang betapa cerewetnya istrimu, betapa mengesalkan istrimu, bahkan betapa gendutnya istrimu!
Aku ingin empat belas tahun berikutnya, berikutnya, dan berikutnya lagi, engkau masih seperti itu. Sebagaimana aku juga seperti itu. Padamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar