Kamis, 03 Maret 2016

Poelang Kampoeng


Sambil menyelam minum air. Mungkin itulah peribahasa yang tepat untukku. Yah, kesempatanku untuk menjejakkan kaki ke kota kelahiran datang tanpa disangka. Aku ditugasi kantor untuk mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan tupoksi di kota kelahiranku . Siapa yang tidak senang? Siapa yang tidak bersemangat? Kembali ke kota ini berarti bisa melepas rindu pada orang tua, pada kakak, pada adik, teman, dan kerabat.

Belum lagi bertemu teman-teman dari berbagai kota di Indonesia yang menjadi peserta pelatihan ini. Ada teman yang baru bertemu pas di kegiatan ini, ada pula teman lama yang sebelumnya sudah bertemu pada pelatihan/kegiatan terdahulu. Salah satunya Yeni, teman sekamarku saat pelatihan di ibukota tahun 2006. Kami bertemu lagi di sini dan kembali menjadi teman satu kamar. Haduuh, senangnya...

Dan yang paling membuat aku bersemangat adalah ketika panitia pelaksana pelatihan mengajak kami, para peserta, makan malam di kawasan Titi Bobrok, sebuah tempat kuliner yang sudah terkenal sejak lama. Tempat kuliner yang sejak aku lahir dan besar di kota ini, tak pernah aku datangi. Setelah itu kami diajak makan duren di salah satu pusat penjualan duren terkenal di kota ini. Tempat yang juga tak pernah aku datangi saat masih berdomisili di sini.

Luar biasa memang, kepulanganku ke tanah kelahiran kali ini. Selain temu kangen dengan keluarga dan teman-teman, aku juga memeroleh ilmu baru di bidang perkamusan, bidang yang sempat aku tangani selama sekitar tujuh tahun di kantor. Bidang yang membuatku betah berlama-lama memelototi kata demi kata dalam bahasa daerah dan mendefinisikannya ke dalam bahasa Indonesia. Bidang yang sekarang telah memiliki aplikasi canggih untuk mempermudah para pekamus dalam mengumpulkan dan mendefinisikan entri sesuai dengan semantik domainnya. Sebuah pekerjaan yang menyenangkan!

Memang sangat menyenangkan dinas di kota kelahiran sendiri. Apalagi kalau gratis!!!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer