Lampu kamarnya masih terang menyala, padahal jam sudah menunjukkan pukul 21.00, waktunya untuk tidur. Entah apa yang dilakukan bocah itu di kamar. Mungkinkah asyik ber-gawai-ria? Tidak mungkin. Ayah ibu hanya mengizinkannya memegang gawai pada hari Minggu atau libur. Atau dia curi-curi kesempatan? Diam-diam mengambil gawai yang disembunyikan ayah di lemari?
Tak ingin rasa penasaran menyelimuti pikiran, ibu memutuskan masuk ke kamar bocah empat belas tahun itu. Ragu menghambat langkahnya. Kalau menerobos masuk, itu artinya ibu melanggar kesepakatan. Bukankah sudah ada perjanjian, ketuk pintu kamar sebelum masuk! Tapi kalau pintu kamar diketuk, si bocah pasti langsung menyembunyikan "sesuatu" yang masih membuatnya terjaga -apa pun itu! Ibu menjadi gelisah. Semakin penasaran.
Ibu tak peduli. Diam-diam dibukanya pintu kamar. Benar-benar tanpa suara. Di sana, di kasur biru kesayangan, tampak si bocah terlelap pulas. Di dadanya terletak buku yang sepertinya baru dibaca. ABRAHAM LINCOLN: TOKOH PENGUBAH DUNIA!
"Sukses berjalan dari satu kegagalan
ke kegagalan lain,
tanpa kita kehilangan semangat"
(Abraham Lincoln)
ceritanya menarik mantap gan,saya suka,,
BalasHapus